Natural Nusantara
Monday, July 9th 2012. Posted in pertanian

Pernahkah pembaca melihat budidaya tanaman tomat intensif tanpa pupuk kimia ? Apakah bagus ? pupuk apa yang digunakan ? Jika anda sekalian penasaran, akan kami tunjukan bukti nyata sekaligus kabar baik. Tanaman tomat yang kami maksud ini berada di Pangalengan, Bandung-Jawa Barat.

Ditemui di lahannya, Hendra, pengelola tanaman tomat milik Haji Hajad. Luas lahan 1,5 hektar ini menjelaskan panjang lebar tentang tanaman tomatnya yang menggunakan pupuk NASA. Melihat sekilas, tak menyangka jika tanamannya yang subur itu minus pupuk kimia. Hendra menjelaskan kepada NASA Media bahwa populasi tanaman tomatnya sejumlah 35.000 pohon. Di area tersebut  memang hanya ditanam,  dari berbagai varietas. ” Apa saja pupuk yang digunakan ? ” Tanya  NASA Media. “Super Granule 6 sak, Supernasa besar 2 dus, Power Nutrition besar 5 dus, Hormonik 9 Liter, Bintang Tani 10 botol dan Greenstar 5 bungkus,” Jelas Hendra. Sebagai tambahan, jika biasanya pupuk kandang sebayak 6 truk, sekarang hanya menggunakan 3 truk. INi berarti penghematan sekitar Rp 3 juta. Yang sangat luar biasa, pupuk kimia yang biasanya 1,2 ton sekarang tidak digunakan sama sekali. Penasaran seperti apa tanamannya ? Mari kita tengok.
Untuk tomat jenis Marta,  Hendra  menjelaskan ada banyak perbedaan dengan yang tanpa pupuk NASA. Perbedaannya, batang tanaman kokoh, dompolan buah lebih banyak besar-besar. demikian juga dengan daunnya lebih lebar dan segar. Perlakuan dengan pupuk NASA mampu mendongkrak jumlah dompolan (manggar) sampai 10 dompolan. Padahal, saat belum menggunakan pupuk NASA hanya 6-7 dompolan (manggar). Tiap cabang dompolan (manggar) menghasilkan 10-14 buah. Sementara tanpa produk NASA hanya 5-6uah. Tanaman juga lebih tahan terhadap penyakit.
Kemudian Hendra mengajak untuk melihat tomat jenis lain, yaitu Tomat Gadang NASA. Sama seperti tomat Marta, ada banyak kelebihan yang sangat  mencolok seperti buahnya besar, tangkainya lebih besar dan kuat, daunnya lebih besat mampu menghasilkan 12 dompolan (manggar). Tiap manggar/dompolan  menghasilkan 10 buah. Pada umur 70 hari, sudah terbentuk 70 buah/tanaman. Saat ini tanaman berumur 70 hari tersebut tampak  sehat dan subur. Buahnya juga tinggla menunggu masak. Keuntungan besar sudah terbayang berkat pupuk NASA, giliran anda untuk memulai dan membuktikan kehebatan pupuk NASA!!

Produk terbaru

Pestona
Rp 35.000
Aero NASA
Rp 27.000
Hu whang tea
Rp 52.500